jambi – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengelolaan keuangan yang cerdas, Kepala Pusat Pengembangan Bisnis yang juga sebagai Duta Literasi Keuangan OJK 2025 Provinsi Jambi mewakili Muaro Jambi dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berkolaborasi dengan BNI dan Dema Febi menggelar program literasi keuangan bertajuk “Cerdas Kelola Keuangan Raih Masa Depan Gemilang”.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sejalan dengan data OJK dan BPS yang mencatat bahwa tingkat literasi keuangan nasional pada Mei 2025 mencapai 66,46%, sementara inklusi keuangan berada di angka 80,51%. Khusus untuk Provinsi Jambi, indeks literasi keuangan tercatat sebesar 46,49% dan inklusi keuangan mencapai 85,19% (sumber: Antara News, 22 Juli 2024).
Dalam sesi edukasi, peserta diajak memahami konsep dasar pengelolaan keuangan, termasuk porsi ideal pendapatan yakni 40% untuk kebutuhan, 30% untuk cicilan, 20% untuk tabungan/investasi, dan 10% untuk donasi atau dana sosial.
Kepala pusat bisnis juga membekali peserta dengan pengetahuan mengenai pentingnya membuat anggaran, menghindari utang konsumtif, serta memilih instrumen investasi yang tepat seperti emas, obligasi, dan reksa dana. Peserta diperkenalkan tiga profil risiko investasi yakni konservatif, moderat, dan agresif, serta risiko yang perlu diwaspadai, mulai dari risiko pasar hingga kebijakan politik.
Lebih dari sekadar edukasi, Kepala pusat bisnis juga menerapkan strategi masif berupa akuisisi ekosistem dan close loop transaction guna mengoptimalkan potensi bisnis peserta. Strategi ini dilakukan melalui pendekatan komunitas dan mitra bisnis terdekat, serta aktivasi fitur-fitur transaksi perbankan yang dimiliki peserta.
Melalui literasi keuangan yang kuat dan dukungan strategis dari Kepala pusat bisnis, diharapkan peserta tidak hanya mampu mencapai stabilitas keuangan, namun juga lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial yang menunjang kesejahteraan jangka panjang.